JAKARTA, KBKNEWS.id — Israel dilaporkan kembali melancarkan serangan artileri ke wilayah selatan Lebanon hanya sekitar 30 menit setelah gencatan senjata antara kedua pihak resmi berlaku pada Jumat (17/4) tengah malam waktu setempat.
Kantor berita resmi Lebanon melaporkan, tembakan artileri Israel menghantam dua kota di selatan, yakni Khiam dan Debbine, meski kesepakatan gencatan senjata baru saja dimulai.
Selain itu, aktivitas militer Israel juga terpantau melalui penerbangan intensif pesawat nirawak (drone) di atas wilayah Rashaya serta lereng barat Gunung Hermon di Lebanon tenggara.
Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut.
Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon sebelumnya diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (16/4), menyusul pembicaraan yang sangat baik antara Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Meski demikian, insiden penembakan yang terjadi tak lama setelah kesepakatan berlaku menimbulkan tanda tanya besar mengenai komitmen kedua pihak dalam menjaga stabilitas dan menghentikan eskalasi konflik di kawasan tersebut.



