33 Balita di Solok Kekurangan Gizi

SOLOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menemukan 33 orang anak di bawah lima tahun (balita) menderita kekurangan gizi berupa gizi buruk dan gizi kurang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Solok Selatan, Rika Febriani di Padang Aro, mengatakan, dari 33 balita yang ditemukan, empat balita menderita gizi buruk sedangkan 29 lagi gizi kurang yang sekarang dalam pengawasan petugas kesehatan.

Dia mengatakan empat balita penderita gizi buruk berada di Abai dan Padang Aro, penyebabnya karena kurang asupan gizi atau pola asuh yang kurang baik serta di Lubuak Gadang Timur karena menderita step saat usia delapan bulan.

Selain itu, sebagai upaya pemulihan pihaknya memberikan makanan tambahan guna memperbaiki gizinya seperti kacang padi dan gula, susu serta MP ASI.

“Pemberian makanan tambahan ini juga diawasi oleh petugas gizi dari Puskesmas supaya takarannya pas serta betul-betul diberikan pada balita yang menderita gizi buruk,” ujarnya, dilansir Antara.

Balita penderita gizi buruk, bukan hanya dari keluarga kurang mampu tetapi juga yang tergolong mampu. Itu disebabkan pola asuh dan lingkungan yang kurang bagus.

Seorang balita disebutkan gizi buruk dan kekurangan gizi jika berat badannya tidak sesuai kriteria umur dan tingginya dengan ciri badannya terlihat kurus.

Advertisement