SUKABUMI – Meluapnya Sungai Ciemas mengakibatkan puluhan rumah, pasar, dan kawasan objek wisata Geopark (Taman Bumi) di Desa/Kecamatan Ciemas, terendam banjir pada Senin (5/12/2016).
Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan data sementara terdapat sekitar 50 unit rumah dan bangunan yang terdampak meluapnya Sungai Ciemas. Puluhan rumah itu terletak di sepanjang aliran sungai.
”Ketinggian air yang merendam permukiman sempat mencapai satu meteran,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Andi Kusnadi, dikutip dari Kompas.com.
Namun, lanjut dia, saat ini sekitar pukul 09.00 WIB, air sudah mulai kembali surut dengan ketinggian 30 hingga 50 sentimeter. Banjir yang berlangsung di permukiman itu mulai terjadi sejak subuh.
”Sejak mendapatkan laporan, tim kami sudah ada yang bergerak menuju lokasi untuk membantu warga terdampak,” ujar dia.
Kecamatan Ciemas itu merupakan pintu gerbang untuk masuk ke sejumlah obyek wisata di kawasan Geopark (Taman Bumi) Ciletuh-Palabuhanratu. Karena obyek utamanya, Ciletuh, terletak di wilayah Kecamatan Ciemas.
”Ya, wilayah kami ini memang saat ini menjadi daerah tujuan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Mereka berkunjung ke obyek-obyek wisata di kawasan Geopark Ciletuh,” kata Camat Ciemas Agung Budiman.





