KBRI Damaskus Imbau Tidak Ada Lagi TKI yang Tergiur Bekerja di Timur Tengah

Ilustrasi

JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus mengimbau kepada  para TKI untuk tidak kembali lagi bekerja di luar negeri, terutama di Timur Tengah, seperti disampaiakan Pelaksana Konsuler I KBRI Damaskus, Makhya Suminar.

“Para TKI yang akan pulang ke Indonesia jangan lagi tergiur iming-iming agen atau sponsor untuk kembali menjadi penata laksana rumah tangga  di Timur Tengah karena nantinya hanya akan berakhir pada permasalahan yang berkepanjangan di shelter KBRI Damaskus,” kata Suminar, melalui ketarangan tertulisnya, Selasa (13/12/2016).

Hal tersebut disampaikan setelah KBRI Damaskus berhasil memulangkan sebelas tenaga kerja asal Indonesia (TKI) via Bandara Internasional Rafik Hariri, Beirut, Libanon, pada 9 Desember 2016. Seluruh TKI yang direpatriasi tersebut semuanya berasal dari Jawa Barat. Mereka dipulangkan setelah segala permasalahan dan hak-haknya dengan majikan diselesaikan.

Dikutip dari Tempo.co, sambil menunggu waktu keberangkatan, para TKI tinggal beberapa hari di KBRI Beirut, selanjutnya akan dilepas melalui Bandara Internasional Rafik Hariri dengan tujuan Jakarta, Indonesia.

Para TKI tersebut antara lain Carnipah bt Tanda Kanjan asal Cirebon, Cicih Rohaesah Bit Suharim Sutarja asal Majalengka, Intan Bt Sata Juki asal Serang, Juanah bt Oon Toni asal Cianjur, Jubaedah binti Tarma asal Indramayu, Kujemah binti Sayib asal Serang, Muklis bt Wasta Sawar asal Cirebon, Nurul Fatihah Dawud asal Indramayu, Nuryati bt Maman Engkik asal Subang, Olis Binti Katma asal Purwakarta, dan Inah bt Warkim Rabun asal Karawang.

Dengan pemulangan 11 TKI tersebut, maka sampai saat ini masih terdapat 22 di shelter KBRI Damaskus.

Advertisement