ACEH –Â Masa tanggap darurat di Aceh pasca gempa bekekuatan 6,5 SR sudah berakhir, begitu juga dengan pengabdian dari tim Kesehatan dompet dhuafa atau LKC Dompet Dhuafa (DD) Aceh yang sudah dilakukan disana hingga masa darurat selesai pada 20 Desember 2016.
Sejak Rabu, 7 Desember 2016 tim LKC DD melakukan berbagai kegiatan penanganan kesehatan bagi para korban gempa. Misalnya, ikut membantu tim puskesma Trienggadeng, dimana 1.066 pasien telah berhasil ditangani, dengan jumlah pasien rawat jalan 997 orang dan rawat inap 43 orang, serta pelayanan ambulance emergency sebanyak 26.
Selain itu, pelayanan kesehatan juga dilakukan di posko pengungsian sejak 9-19 Desember 2016, tersebar di 12 posko pengungsian dengan total pasien yang tertangani adalah 761 orang.
Puluhan lansia dan korban yang menderita penyakit kronis juga telah berhasil diberikan bantuan kesehatan oleh tim LKC DD, dimana tim kesehatan berkunjung ke rumah, dan berdasarkan pendataan total rumah yang berhasil dikunjungi adalah 18 rumah dengan total pasien 47 orang.
Obat-obatan menjadi salah satu bantuan yang sangat dibutuhkan para korban bencana, karenanya hal ini tidak luput dari perhatian. Pembagian obat juga telah dilakukan pada 19 Bidan Desa, yang juga bertugas menangani para korban gempa.
Sementara itu bantuan lainnya yang disalurkan adalah makanan pendamping ASI bagi para bayi yang disebar ke 27 Desa di Trienggadeng, pembagian 100 sarung untuk balita dan ibu hamil, 25 selimut untuk balita, dan distribusi mukena untuk 73 lansia.
Terakhir, selain banyak korban yang menderita luka berat hingga ringan karena tertimpa reruntuhan gempa, faktor traumatik juga menjadi salah satu yang harus disembuhkan dari para korban gempa. Sehingga tim LKC DD pun turut serta memberikan trauma healing bagi 17 korban gempa untuk memulihkan psikologis sosial para korban.
Gempa berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Aceh pada Rabu (7/12/2016) telah menewaskan 104 dan ratusan lainnya terluka akibat reruntuhan gempa. Selain itu sejumlah bangunan masjid, sekolah, pertokoan dan rumah warga pun hancur dilalap gempa yang terjadi pada Subuh dini hari.





