Warga Cilacap Diminta Waspada Banjir Rob Akibat Siklon Tropis Yvette

Ilustrasi/ famous.id

CILACAP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Jawa Tengah, mengimbau warga di pesisir selatan kabupaten itu mewaspadai kemungkinan terjadinya rob atau banjir akibat air pasang.

Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), tinggi gelombang maksimum di wilayah pantai dapat mencapai 4 meter,  sedangkan hari ini  Jumat (23/12/2016) malam diprakirakan terjadi pasang maksimum hingga 1,7 meter dan kondisi angin saat sekarang cukup kencang.

Dengan kondisi tersebut,  rob berpotensi terjadi seperti yang melanda sejumlah wilayah di pesisir selatan Kabupaten Cilacap beberapa bulan lalu.

Ia mengatakan beberapa wilayah yang rawan terkena rob di antaranya Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap Selatan, Adipala, Binangun, dan Nusawungu. “Kalau warga Kecamatan Kampung Laut sudah biasa menghadapi rob, sehingga mereka selalu siaga,” katanya, dikutip dari Antara.

Sementara itu  Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Adnan Dendy Mardika mengatakan intensitas hujan di wilayah Cilacap pada hari ini  diprakirakan ringan hingga sedang.

“Gelombang tinggi tersebut terjadi akibat pengaruh siklon tropis Yvette di Samudra Hindia selatan Denpasar. Keberadaan siklon tropis Yvette juga berdampak pada penurunan intensitas hujan dan peningkatan kecepatan angin di Cilacap,” katanya.

Dalam hal ini, kata dia, kecepatan angin maksimum di wilayah daratan Cilacap bisa mencapai 35 kilometer per jam sedangkan di wilayah pantai dan Samudra Hindia selatan Cilacap diprakirakan mencapai 25!knots.

Lebih lanjut, dia mengatakan siklon tropis Yvette pada hari Kamis (22/12) berada pada posisi 14 derajat lintang selatan dan 114 derajat bujur timur atau 590 kilometer sebelah selatan Denpasar.

Menurut dia, siklon tropis Yvette bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke arah timur laut menuju daratan Australia dengan kecepatan 4 knots atau 7 kilometer per jam serta kecepatan angin yang ditimbulkan mencapai 45 knots atau 85 kilometer per jam.

“Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Australia, siklon tropis Yvette pada tanggal 25 Desember diprakirakan sudah di daratan (Australia) sehingga kekuatannya melemah,” katanya.

Advertisement