SOMALIA – Pihak berwenang Somalia pada hari Jumat (20/10/2017) malam mengumumkan korban tewas akibat serangan bom truk Sabtu lalu di ibukota Mogadishu telah meningkat menjadi 358.
“Serangan tersebut menewaskan 642 korban, termasuk 358 kematian dan 228 luka-luka, dengan 56 orang lainnya juga hilang,” ungkap Menteri Penerangan Abdirahman Omar Osman, dilansir Anadolu, Sabtu (21/10/2017).
Sebanyak 122 orang luka parah diterbangkan untuk perawatan medis di Turki, Kenya, dan Sudan.
Sementara Menteri Keamanan Dalam Negeri Mohamed Abukar Islow mengatakan bahwa pemerintah telah menahan beberapa orang atas serangan mematikan tersebut.
Sementara itu, Tentara Nasional Somalia merebut kembali kendali atas distrik Mareerey, Sabiible dan Anoole di wilayah Lower Shabeelle, Somalia selatan, Jumat, menurut gubernur wilayah tersebut, Ibrahim Adan Ali Najah.
Kelompok militan al-Shabaab, yang dipersalahkan atas pemboman mematikan tersebut, mengevakuasi distrik-distrik tersebut setelah mengetahui bahwa sebuah angkatan bersenjata yang baik menuju ke jalan mereka.
Selain itu, Perdana Menteri Hassan Ali Khaire mengumumkan perang melawan al-Shabaab setelah serangan bom truk.





