Tidak Ada Hujan, BPBD Riau Antisipasi Kebakaran Hutan

Ilustrasi/ Foto: Ensiklopedia.id

PEKANBARU – Tidak adanya hujan dalam beberapa hari terakhir membuaut lahan kering dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau akan mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.

“Beberapa hari terakhir sempat tidak ada hujan, akibatnya lahan menjadi kering. Ini yang kami waspadai,” kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, di Pekanbaru, Selasa (27/12/2016), dikutip dari Okezone.

Selain itu, telah terpantau juga sejumlah titik api (hot spot) belakangan ini, sehingga BPBD merasa harus waspada di penghujung akhir tahun ini.

Menurutnya, beberapa pekan terakhir titik api terpantau di sejumlah daerah di Riau, seperti Indragiri Hulu (Inhu) dan Kuantan Singingi (Kuansing). Meski luas kebakaran tergolong kecil dan berhasil diatasi, hal itu patut diantisipasi, terlebih kebakaran tersebut dilakukan secara sengaja oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Di Kabupaten Kuansing lanjut Jim, kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) tepatnya Desa Situgal, Kecamatan Logas Tanah Datar. Sedikitnya 20 hektare lahan kawasan konservasi itu terbakar pada Jumat 23 Desember pekan lalu. Namun, kebakaran tersebut berhasil diatasi oleh Tim Fire Fighter Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Terkait kebakaran di kawasan TNTN, ia menuturkan, lokasi tersebut selalu menjadi perhatian karena medan yang jauh serta minim personel Satgas TNTN.

“TNTN tidak semua terjangkau, apalagi tidak ada patroli udara. Ini yang dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk membuka lahan,” tandasnya.

Advertisement