MAKASSAR – Sejumlah wilayah di Makassar tergenang banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis sore hingga malam hari di Kota Makassar.
“Lebih tinggi airnya tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu saja dibilang tinggi, tapi lebih tinggi sekarang,” ujar Ahmad warga Toddouli Makassar, dilansir Antara, Kamis (29/12/2016) malam.
Ditambahkannya, genangan air di jalan raya sudah setinggi lutut orang dewasa dan air yang masuk ke dalam rumah-rumah warga lebih tinggi beberapa centimeter dibandingkan yang di jalan raya.
Tingginya curah hujan yang terjadi hari ini langsung menggenangi sejumlah wilayah, baik yang ada di tengah atau pusat kota, maupun yang berada di pinggiran.
Beberapa tempat yang digenangi air setinggi betis orang dewasa itu, di Jalan AP Pettarani, Urip Sumoharjo, Perintis Kemerdekaan, Andi Mappanyukki, Tamalate dan lainnya.
“Kami sudah langganan banjir setiap musim hujan, karena wilayahnya lebih rendah dibandingkan perumahan di sekitarnya,” kata salah seorang warga Camba Jawayya, Kecamatan Panaikang Muis.
Menurutnya banjir diakibatkan karena warga tidak tertib dan masih buang sampah sembarangan sehingga saluran pembuangan limbah rumah tangga lancar.
Meskipun Satuan Tugas (Satgas) Drainase Pemerintah Kota Makassar sudah melakukan pengerukan sedimentasi, tetap saja air naik dan ditambah masih adanya warga yang tidak tertib buang sampah pada tempatnya.
“Seandainya tidak diangkat itu tanahnya sama sampahnya sama petugas kebersihan, mungkin lebih tinggi lagi airnya ini,” katanya.





