Ratusan Rumah di Samarinda Terendam Banjir

Ilustrasi banjir di Pondok Labu/ liputan6.com

SAMARINDA – Awal tahun 2017, ratusan rumah milik warga kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, terendam banjir, pada Minggu (1/1/2017).

Banjir disebabkan hujan deras yang terjadi pada jumat (30/12/2016) sehingga anak sungai Karang Mumus meluap, dan merendam ratusan rumah dengan ketinggian sekitar 30-50 cm.

Namun warga pun dibuat panik, lantaran ketinggian air terus merangkak naik, padahal pada Sabtu hujan sudah tidak turun lagi.

“Tidak ada hujan dari Sabtu kemarin, ini kok air semakin naik ya,” kata warga Gunung Lingai, Nooriansyah, saat berbincang bersama merdeka.com, Minggu (1/1/2017), dikutip dari merdeka.com.

Nooriansyah menerangkan, kawasan RT 6, 7 dan 8, belakangan masuk kawasan rawan banjir, pasca banjir siklus 10 tahunan, yang terjadi 2008 lalu. Saat itu, banjir merendam rumah warga selama 2 pekan lamanya.

Tidak hanya kelurahan Gunung Lingai, banjir juga merendam rumah warga di kelurahan lainnya seperti kelurahan Temindung Permai dan kelurahan Sidodadi, terlebih lagi rumah warga yang berada di bantaran sungai karang mumus (SKM).

“Kalau mau ditelusuri ya ke hulu sungai (SKM) ini, itu sudah banyak penimbunan area resapan air, belum lagi soal kupasan lahan untuk tambang batubara, sampai kepada penyempitan alur sungai yang dipadati permukiman penduduk,” ujar Nooriansyah.

Meskipun hujan tidak turun namun cuaca mendung kerap mewarnai langit di wilayah tersebut yang membuat warga khawatir dan mau tidak mau harus mengungsi jika ketinggian air terus meningkat.

Advertisement