Kerugian Bencana di Jabar Mencapai Rp63,500 Miliar

Ilustrasi Situasi Kampung Cimacan Garut pasca banjir bandang 20 September 2016/ Foto:Jun Aditya/KBK

BANDUNG – Dari 1.074 kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat sepanjang Januari-November 2016, kerugian ditaksir mencapai Rp63,500 Miliar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat memperkirakan kerugian materi tersebut akibat bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kebakaran, puting beliung dan gempa bumi di Jawa Barat sepanjang tahun 2016 (Januari-November).

“Taksiran kerugian akibat bencana sepanjang tahun 2016 kemarin ialah Rp63,500 miliar. Jumlah ini lebih besar jika dibandingkan tahun 2015 yang taksiran kerugian akibat bencananya hanyaa Rp24,733 miliar,” kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Mitigasi BPBD Provinsi Jawa Barat Alif Nur Anhar, di Bandung, Selasa (3/1/2017).

(Baca Juga: Januari-November 2016, Jabar Alami 1.047 Bencana Alam )

Ia mengatakan ada sejumlah daerah yang mengalami kerugian materi cukup besar akibat bencana alam yang terjadi selama tahun 2016, yang pertama ialah Kabupaten Karawang yakni takiran kerugian akibat bencana alamnya mencapai Rp40,627 miliar.

“Kemudian ada Kabupaten Garut yang sempat diterjang musibah banjir bandang di sekitar kawasan DAS Cimanuk, kami memperkirakan kerugian akibat bencana alam sepanjang tahun 2016 di Kabupaten Garut mencapai Rp6,070 miliar,” ucapnya.

Selama kurang lebih 11 bulan diterjang bencana alam pada 2016, sebanyak 49.251 rumah/tempat tinggal dinyatakan terendam atau tertimbun, 4.579 rumah/tempat tinggal rusak ringan, 166 rumah/tempat tinggal hancur dan 2.236 rumah/tempat tinggal rusak berat.

“Selain itu, bencana alam sepanjang 2016 di Provinsi Jawa Barat juga telah merusak 130 bangunan sekolah, 86 bangunan tempat ibadah, 69 sawah, 34 fasilitas umum,” ungkapnya, seperti dilansir Antara.

Advertisement