PASAMAN BARAT – Banjir dan longsor mengakibatkan ratusan rumah Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terendam dan arus transportasi dua kabupaten terputus.
“Benar, hujan terjadi sejak dua hari terakhir membuat banjir dan longsor terjadi di Sinuruik Talamau. Hingga pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB arus transportasi Panti Kabupaten Pasaman-Simpang Empat Pasaman Barat masih terputus,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Try Wahluyo di Simpang Empat, Jumat (5/1/2017).
Banjir disebabkan meluapnya Sungai Batang Sinuruik karena hujan yang terus menerus dua hari terakhir. Selain banjir, longsor juga terjadi sehingga material longsor berupa bebatuan, pasir dan tanah menutupi badan jalan yang ada.
“Longsor dan banjir diperkirakan terjadi pada Jumat (6/1) subuh. Lokasi longsor ini tepatnya di bekas longsor yang terjadi beberapa tahun lalu di Jorong Paraman Sinuruik. Saat ini arus transportasi terputus,” katanya, dikutip dari Antara.
Data sementara BPBD Pasaman Barat menyebut tidak ada korban jiwa dan rumah yang terendam banjir lebih dari 100 unit rumah.
Selain banjir di Nagari Sinuruik, banjir juga terjadi di Nagari Talu tepatnnya di pasar Talu. Sejumlah rumah warga, SMK dan Masjid terendam banjir.
“Saat ini hujan terus terjadi. Diminta warga tetap waspada. Kami akan memberikan bantuan secepatnya bersama instansi terkait,” sebutnya.




