FILIPINA – Pemerintah Filipina telah memerintahkan untuk mengevakuasi sekitar 6.000 orang dari pulau-pulau Filipina selatan dimana badai auring tengah melanda.
Pihak berwenang mengeluarkan peringatan tentang banjir dan tanah longsor dimana badai tropis melanda pulau Siargao, yang terletak di lepas pulau Mindanao.
Badai yang dikenal dengan badai auring telah menyapu pulau-pulau selatan dan tengah dengan hembusan maksimal 70 kilometer (44 mil) per jam. Stasiun cuaca pemerintah mengatakan dalam perkiraan bahwa badai itu bergerak ke arah barat dan akan keluar nusantara pada Selasa (10/1/2017) besok.
Press TV melansir, para pejabat mengatakan sebagian masyarakat sudah mengalami banjir bandang bahkan sebelum badai menghantam. Amado Posas, direktur pertahanan sipil operasi di daerah terdampak mengatakan kemungkinan korban jiwa akan kecil jika orang-orang telah dievakuasi sebelum badai menghantam.
Lembaga pemantauan bencana di Filipina selatan telah mengeluarkan perintah evakuasi dalam beberapa hari terakhir, sementara pemerintah telah menangguhkan perjalanan laut di daerah bencana.
Badai yang dihasilkan di atas Samudera Pasifik biasanya melanda Filipina sebagai daratan besar pertama. Sebelumnya, topan Nock-Ten, menghampiri Filipina selama liburan Natal dan menewaskan enam orang.





