spot_img

43 Orang Masih Hilang Akibat Gempa Meksiko, Batas Pencarian Tiga Hari Lagi

MEKSIKO – Meksiko akan mencari korban gempa yang terjadi pada 19 September 2017 selama tiga hari lagi meskipun tidak mungkin penyelamat akan menemukan orang yang selamat.

Luis Felipe Puente, koordinator departemen Perlindungan Sipil Meksiko, juga mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah telah menginstruksikan jaksa untuk menyelidiki bangunan yang baru dibangun yang runtuh dalam gempa karena pelanggaran kode, termasuk sebuah sekolah dimana 19 anak-anak dan tujuh orang dewasa meninggal.

“Saya dapat mengatakan bahwa saat ini tidak mungkin menemukan seseorang yang masih hidup,” kata Puente dalam sebuah wawancara, yang merujuk pada 43 orang hilang yang dicari di empat lokasi bencana di Mexico City.

Gempa berkekuatan 7,1 SR tersebut terjadi satu pekan lalu, menewaskan 326 orang termasuk 187 orang di Mexico City, merusak 11.000 rumah, yang sekitar 1.500 lainnya perlu dibongkar, kata Puente.

Sekitar 10 persen bangunan yang rusak dibangun setelah kode bangunan yang ketat diberlakukan setelah gempa dahsyat 1985 yang menewaskan sekitar 10.000 orang.

“Walikota Mexico City dan pemerintah nasional telah memerintahkan penyelidikan pengadilan untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas konstruksi baru yang tidak memenuhi persyaratan,” kata Puente.

Sebuah sekolah yang ambruk di selatan Mexico City, menewaskan 19 anak-anak dan tujuh orang dewasa, akan berada di antara subyek penyelidikan.

Pejabat yang menyetujui gedung sekolah, perusahaan konstruksi dan pemilik properti semuanya dapat dimintai pertanggungjawaban jika ada pelanggaran yang ditemukan.

Ditanya berapa lama lagi pencarian dan operasi penyelamatan akan berlanjut, Punete mengatakan, “Sampai hari ini, kami telah sepakat untuk 72 jam lagi.” katanya.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles