JAKARTA – Tangan kirinya terlihat lemah. Sedangkan tangan kanannya terlihat mantap menggenggam wayang. Dinaungi gemerlap cahaya kendaraan, Harsono menjajakan kerajinan wayang kulit di Alun-Alun Kidul Yogyakarta.
Angin malam yang bertiup semilir merupakan teman setia Harsono. Setiap hari kakek berusia 67 tahun itu keluar rumah saat subuh dengan menumpang bus dari Wukisari Imogiri, Bantul menuju kota Yogya.
Di sana ia keliling menyambangi hotel sambil menawarkan wayang. Namun menurut netizen bernama @andini_yuni95 yang memviralkan kisah Harsono di instagram
@ketimbang.ngemis.yogyakarta tak jarang wayang Harsono tak laku terjual.
“Kakek jualan wayang bikinan sendiri dari taun 70an. harganya mulai Rp 85 ribu-150 ribu,” tulis @andini_yuni95 dalam postingannya.
Setelah seharian berdagang, Harsono baru bisa pulang pukul 2 dini hari. Waktu istirahat yang singkat tak membuat Harsono mengeluh. Menurut @andini_yuni95 Harsono mengalami kesulitan bicara dan tangannya pun seperti terkena stroke.
“Tapi si bapak ramahan banget,” tulis @andini_yuni95





