Dinkes Garut Selidiki Kasus Balita Lumpuh Setelah Divaksin

ilustrasi

GARUT – Seorang anak di Garut, Jawa Barat, Kinanti, yang berusia 2,5 tahun menderita lumpuh setelah mendapatkan vaksinasi Measles Rubella (MR).

Kepala Dinkes Garut Tenny Swara Rifai  mengatakan pihaknya akan melakukan  pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya, karena selama ini kelumpuhan itu baru diduga akibat vaksinasi.

Sementara, kata dia, anak yang menderita lumpuh mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Slamet Garut, untuk selanjutnya dirujuk ke RSHS Bandung.

“Perlu dirawat di Bandung supaya pemeriksaan kondisi medisnya jelas, karena alat-alatnya ada di sana,” katanya.

Ia menyampaikan, sementara pasien anak itu belum dapat dibawa ke RSHS Bandung karena kondisi ruang perawatannya penuh.

Sementara itu, Humas RSUD Dokter Slamet Garut, Lingga, mengatakan tidak dapat menjelaskan penyebab kelumpuhan anak tersebut karena merupakan kewenangan pihak tim medis.

“Kapasitas untuk menjawab itu ranahnya ada di kewenangan klinis dan kewenangan itu ada di dokter yang menangani langsung pasien tersebut,” katanya, dilansir Antara.

Sebelumnya, keluarga dari pasien anak penderita lumpuh warga Kampung Kondangsari, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu itu mengeluhkan penyebab kelumpuhan setelah imunisasi MR.

Selanjutnya keluarga membawa anak tersebut ke RSUD Dokter Slamet untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Advertisement