PANGANDARAN – Sebanyak 80 balita di Kecamatan Padaherang dan Kalipucang, Pangandaran menderita gizi buruk, berdasarkan data Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki mengatakan, kecamatan terbanyak balita penderita gizi buruk di Padaherang dan di Puskesmas Kalipucang.
Di Kecamatan Padaherang ada dua Puskesmas yaitu Desa Padaherang dan Desa Sindangwangi. Di Puskesmas Padaherang ada lima balita penderita gizi buruk sedangkan Puskesmas Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang ada 10 balita.
“Untuk Puskesmas terbanyak penderita balita gizi buruk terdapat di Puskesmas wilayah kerja Kecamatan Kalipucang sebanyak 13 balita,” tambahnya, seperti diberitakan Sindonews, Selasa (28/2/2017).
Saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi, dari 80 penderita balita gizi buruk se Kabupaten Pangandaran baru 19 balita yang sudah mengirimkan validasi ulang disertai pemeriksaan dokter Puskesmas, sedangkan 61 balita belum mengirimkan validasi ulang.
“Untuk penderita gizi buruk yang disertai dengan penyakit penyerta ada 15 balita dan 21 balita yang sudah diinterverensi berupa penambahan makanan tambahan (PMT) dari Kemenkes,” tambahnya.
Dari data tersebut tertera di Kecamatan Parigi ada 12 penderita balita gizi buruk yang tersebar di dua Puskesmas diantaranya Puskesmas Desa Selasari enam balita dan Puskesmas Parigi enam balita. Kecamatan Cijulang satu balita. Kecamatan Cimerak 13 balita diantaranya Puskesmas Desa Legokjawa enam balita dan Puskesmas Cimerak tujuh balita.
Sementara Puskesmas Kecamatan Pangandaran ada lima balita. Kecamatan Sidamulih delapan balita diantaranya satu balita di Puskesmas Sidamulih dan tujuh balita di Puskesmas Cikembulan Kecamatan Sidamulih dan di Kecamatan Mangunjaya terdapat empat balita.



