SURIAH – Sebuah kelompok hak asasi manusia mengatakan sedikitnya 898 fasilitas warga sipil yang sangat penting termasuk sekolah, masjid, pusat kesehatan dan daerah pemukiman di Suriah telah menjadi target perang pada 2017.
Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) merilis sebuah laporan mengenai fasilitas yang ditargetkan oleh pihak-pihak yang bertikai.
Menurut laporan tersebut, dikutip Anadolu, 431 fasilitas sipil vital menjadi sasaran pasukan rezim, 239 oleh pasukan Rusia dan 101 oleh koalisi internasional yang dipimpin AS dan kelompok teroris Daesh dan PKK / PYD menargetkan 29 dan delapan fasilitas.
Sebanyak 24 fasilitas sipil menjadi sasaran bentrokan antara kelompok oposisi dan kekuatan rezim, sementara 66 lainnya ditargetkan oleh pihak tak dikenal.
Suriah telah dikurung dalam perang sipil yang kejam sejak awal tahun 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak demonstrasi pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga. Sejak saat itu, ratusan ribu orang terbunuh dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi, menurut pejabat PBB.




