Setujui Gencatan Senjata, Turki Persilahkan Kurdi Keluar dari Suriah dalam Lima Hari

Ilustrasi Militer Turki di Afrin yang berjaga menumpas pasukan Kurdi di Suriah/ AA

ANKARA – Wakil presiden Amerika Serikat, Mike Pence, mengatakan Washington dan Ankara telah menyetujui gencatan senjata di timur laut Suriah, tempat Turki melancarkan ofensif pekan lalu untuk mendorong kembali pejuang Kurdi dari wilayah perbatasan.

Pengumuman tersebut diinformasikan pada Kamis (17/10/2019), setelah pembicaraan antara Pence dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara.

Ankara setuju untuk menangguhkan ofensifnya selama lima hari untuk memungkinkan Kurdi menarik diri dari perbatasan Turki-Suriah.

Mazloum Abdi, komandan SDF, mengatakan kepada media Kurdi bahwa pasukan pimpinan Kurdi akan mematuhi perjanjian gencatan senjata.

Tingkat gencatan senjata membentang 100 km di sepanjang perbatasan Suriah-Turki dari kota Tel Abyad ke Ras al-Ain, katanya kepada Ronahi TV.

“Kami belum membahas nasib daerah lain,” katanya di Kurdi, sebagaimana dikutip Aljazeera, merujuk pada bagian timur laut tempat Turki ingin menciptakan apa yang disebutnya “zona aman”.

“Kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk keberhasilan perjanjian gencatan senjata,” kata Abdi.

Advertisement