Viral Anggaran Laundry Rp 450 Juta, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim

JAKARTA, KBKNEWS.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan klarifikasi terkait anggaran laundry sebesar Rp 450 juta yang menjadi sorotan publik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim, Astri Intan Nirwany, menegaskan bahwa dana tersebut bukan untuk mencuci pakaian pribadi kepala daerah, melainkan untuk kebutuhan operasional berbagai fasilitas pemerintah.

Menurut Astri, anggaran itu mencakup layanan kebersihan berbagai perlengkapan, seperti karpet, gordyn, sprei, bed cover, taplak meja, hingga penutup kursi yang digunakan dalam kegiatan resmi.

“Kalau kita lihat di RUP memang tertulis belanja pakaian kepala daerah. Tapi itu hanya penamaan dalam sistem, belum menggambarkan peruntukan secara menyeluruh,” ujarnya, dilansir kompas.com.

Ia menjelaskan, meningkatnya kebutuhan laundry terjadi karena banyak kegiatan kini dipusatkan di rumah jabatan dan gedung pemerintah sebagai bagian dari efisiensi anggaran, menggantikan penggunaan hotel.

Setidaknya ada enam gedung besar yang hampir setiap hari digunakan untuk berbagai agenda, mulai dari kegiatan kedinasan, keagamaan, hingga acara organisasi masyarakat.

Fasilitas seperti ruang VIP dan guest house juga kerap dipakai untuk menjamu tamu penting, termasuk pejabat pusat.

“Dari awal tahun kegiatan hampir tidak berhenti, sehingga kebutuhan laundry juga terus berjalan,” kata Astri.

Ia memastikan anggaran tersebut merupakan bagian dari belanja operasional untuk menunjang pelayanan dan kegiatan pemerintahan. Ke depan, Pemprov Kaltim berencana memperbaiki penamaan item anggaran agar tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat.

“Insya Allah tahun ini akan kami rapikan agar ke depan deskripsinya lebih jelas,” pungkasnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here