Mengajar ratusan orang itu mudah
asal menguasai bahan ajar
dan berani bicara di depan kelas
Mendidik tak semudah itu
karena butuh berlipat-lipat kelembutan dan kesabaran
Tugas mengajar selesai saat anak didik pintar
Tugas mendidik selesai saat anak didik pintar, berjiwa tangguh, jujur-kesatria, pemaaf, pengasih, berbudi pekerti luhur sepanjang hayat
Sejatinya, guru adalah pendidik yang mengajar sekaligus pengajar yang mendidik
Sejatinya, guru bukan sekadar mengajar tapi mendidik anak didik, masyarakat, bangsa, dan dunia global dari segala strata sosial
Hanya guru bervisi universal bisa wujudkan itu
Dunia kini berlimpah pengajar di sekolah-sekolah, di lembaga-lembaga, di banyak tempat tapi kekurangan Guru yang benar-benar Guru
Guru harus adil dan tegas
asalkan didasari cinta bangun masa depan anak didik bukan karena pamer otoritas
Adil sekaligus lembut
Tegas sekaligus sabar
Berani sekaligus cerdas
Itulah Guru Paripurna
Jiwaku hormati pemimpin dan pengajar
Jiwa ini pula hormati Guru yang benar-benar Guru triliunan kali lebih dari itu
karena Guru adalah suluh kehidupan
Guru yang benar-benar Guru tak terikat profesi, jabatan, pangkat, surat kontrak kerja, popularitas, dan gaji
karena Guru adalah Panggilan Jiwa
Guru yang benar-benar Guru punya sikap, tak terombang-ambing tekanan duniawi
Guru yang benar-benar Guru adalah penerus para nabi dan orang-orang berbudi luhur masa lalu
Guru yang benar-benar Guru adalah Sokrates, Salman al-Farisi, dan Semar masa kini
Guru yang benar-benar Guru, keteduhan jiwa, ketajaman batin, kecerdasan otak, sekaligus kekuatan hatinya terpancar dari sorot mata dan wajahnya
Guru yang benar-benar Guru, hidupnya sarat keteladanan
Guru yang benar-benar Guru punya jaringan luas dalam dan luar negeri tapi tak dipakai untuk kepentingan pribadi
Guru yang benar-benar Guru adalah pangeran berjubah kesederhanaan sebagai pengingat bukan kemegahan tapi amal saleh yang akan selamatkan jiwa di alam keabadian
Guru,
Walau miliaran doa kupanjatkan untukmu
Tak cukup ‘ntuk ungkap rasa terima kasihku padamu
Izinkan daku lanjutkan cita-citamu
Jalani hidup, ajarkan hidup bermakna dalam perilaku
jalani didikan tulusmu
Hidupku adalah cermin
Cinta, Bakti, Hormatku padamu:
G U R U
Jakarta, 23 November 2019





