
RIAU – Akses jalan ke Kota Pasirpangaraian, Ibu Kota Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau terputus akibat banjir dan meluapnya Sungai Batang Lubuh.
Seorang warga, Hams, mengatakan air Sungai Batang Lubuh mulai naik sejak dua hari lalu, dan pada Selasa pagiĀ makin naik hingga ke badan jalan.
Ia menyatakan ketinggian air bervariasi sekitar 30 centimeter hingga ada yang mencapai kedalaman 2,5 meter. Akibat banjir tersebut, akses jalan lintas Riau-Sumatera Utara di Kawasan Simpang Supra Jalan Tuanku Tambusai juga sulit untuk dilalui kendaraan bermotor.
Aktivitas warga juga terganggu akibat banjir, ditambah lagi aliran listrik PLN di daerah tersebut padam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul, Zulkifli Said menyatakan sudah mengirimkan petugas dilengkapi tiga perahu fiber untuk membantu warga di daerah banjir.
“Kita bantu mengevakuasi masyarakat disana yang membutuhkan pertolongan,” kata Zulkifli, dikutip Antara.
Berdasarkan data Kantor Basarnas Pekanbaru, banjir melanda Kabupaten Rohul sejak Minggu (24/11/2019). Banjir karena meningkatnya intensitas hujan lokasinya tersebar di Kecamatan Rambah, yakni di Desa Rambah Tengah Hulu (Pawan), Desa Tanjung Belit (Tanjung Pauh), Desa Babussalam, Desa Pematang Berangan, dan Kelurahan Pasirpangaraian.
Warga yang menjadi korban banjir di Rohul diperkirakan mencapai 849 kepala keluarga (KK) atau setara 3.116 jiwa. Banjir merendam beberapa fasilitas sosial seperti masjid, dan akses jalan terputus.
Basarnas Pekanbaru menurunkan personel yang dilengkapi perahu karet untuk mengevakuasi warga dan membantu menyalurkan bantuan.




