KUPANG – Camat Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ridol Talaan, mengatakan 100 rumah penduduk mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
Ia mengatakan pada Kamis (28/11/2019), seperti dilansir Antara, jika ratusan rumah penduduk rusak akibat terjangan angin kencang melanda empat desa dan satu kelurahan yaitu Desa Oebelo, Noelbaki, Tanah Merah dan Mata Air serta Kelurahan Tarus, pada Minggu (24/11/2019).
Dikatakannya, Desa Oebelo merupakan daerah yang menderita kerusakan yang cukup besar akibat terjangan angin kencang dan menyebabkan 18 unit rumah rusak berat dan 60 unit rusak ringan.
Menyusul Desa Noelbaki dengan jumlah rumah penduduk yang mengalami rusak berat sebanyak 10 rumah dan 30 unit rumah rusak ringan.
Sedangkan Desa Tanah Merah hanya terdapat satu rumah rusak berat dan tujuh mengalami rusak ringan dan Desa Mata Air terdapat tujuh unit rumah rusak ringan, sedangkan di Kelurahan Tarus terdapat satu rumah penduduk rusak ringan.
Bencana angin kencang serta hujan lebat di wilayah Kupang Tengah juga mengakibatkan seorang bayi berusia 5 bulan sempat diterbangkan angin kencang sejauh 40 meter hingga mengalami luka-luka akibat benturan pada material bangunan yang ikut diterbangkan angin kencang.




