“Menanggapi Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan bahwa Washington akan menyerang Iran jika balas dendam, pastikan bahwa dalam kasus seperti itu kita akan benar-benar meningkatkan level Haifa dan target utama Israel,” kata Rezaei pada hari Minggu, dilansir Press TV.
Pernyataan itu dibuat di upacara berkabung kematian atas pembunuhan Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan sejumlah rekannya di Irak oleh AS pada hari Jumat.
Serangan itu juga menewaskan Mahdi al-Muhandis, komandan unit mobilisasi rakyat (PMU) Irak kedua.
Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan membalas Iran “mungkin dengan cara yang tidak proporsional.”
Namun para pejabat Iran telah bersumpah untuk menanggapi pembunuhan itu, menggambarkannya sebagai “contoh nyata terorisme pemerintah” dan “tindakan perang” terhadap negara itu.





