TEHERAN – Pemerintah Iran mengirim sebuah surat kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) untuk menegaskan pihaknya tidak menginginkan peperangan.
Dalam surat itu disebutkan pemerintah Iran tidak mengejar peperangan tetapi memperingatkan akan ada balasan terhadap tindakan militer yang melawannya.
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif mengungkapkan bahwa negaranya sedang tidak mencari ketegangan, melainkan hanya ingin melindungi diri mereka sendiri.
Otoritas Teheran mengirim surat kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres setelah Pasukan Pengawal Revolusi menghantam pangkalan udara AS di Irak dengan puluhan rudal balistik.
Garda Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada Rabu telah menargetkan pangkalan udara Ain al-Asad di Irak, fasilitas yang dioperasikan bersama pasukan AS dan Irak, dengan “puluhan rudal”.
Kantor berita Iran Fars menyebut tembakan rudal di pangkalan udara Ain al-Asad sebagai “aksi balas dendam”
Pentagon mengkonfirmasi serangan terjadi sekitar pukul 5.30 malam waktu AS pada Selasa, dengan lebih dari selusin rudal balistik untuk melawan militer AS dan pasukan koalisi di Irak.





