Iran Luncurkan Satelit, Tapi Gagal Capai Orbit

Ilustrasi
TEHERAN –  Iran meluncurkan rudal balistik baru dan meluncurkan satelit buatan dalam negeri, pada Minggu, namun gagal mencapai orbit.

Peluncuran satelit terjadi pada pukul 19:15 waktu setempat di Spaceport Imam Khomeini di provinsi Semnan Iran, sekitar 230 km (145 mil) tenggara ibukota, Teheran. Televisi pemerintah mengatakan,  sebuah roket Simorgh tidak dapat menempatkan satelit komunikasi Zafar 1 ke orbit karena kecepatan rendah.

“Motor stage-1 dan stage-2 dari carrier berfungsi dengan baik dan satelit berhasil terlepas dari carrier-nya, tetapi pada akhir jalurnya tidak mencapai kecepatan yang diperlukan untuk ditempatkan di orbit,” ungkap Ahmad Hosseini, juru bicara untuk program luar angkasa kementerian pertahanan, kepada televisi negara.

Satelit itu, yang menurut Iran akan digunakan untuk observasi ilmiah, adalah bagian dari program yang sebelumnya Amerika Serikat gambarkan sebagai “provokasi”.

Menteri Telekomunikasi Iran Mohammad Javad Azari Jahromi mengakui dalam sebuah posting di Twitter bahwa “kegagalan terjadi”, sambil menambahkan, “Tapi Kami TIDAK BISA DIKIRIM! Kami memiliki lebih banyak Satelit Iran Besar yang Akan Datang!”

Sebelumnya pada hari Minggu, elit Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), yang bertanggung jawab atas program rudal Iran, meluncurkan rudal balistik baru yang katanya didukung oleh mesin generasi baru yang dirancang untuk mengirim satelit ke orbit.

Pengumuman itu datang hanya beberapa hari sebelum peringatan 41 tahun Revolusi Islam 1979, sebuah kesempatan yang secara rutin digunakan oleh Iran untuk menampilkan kemajuan teknologi bagi angkatan bersenjatanya, demikian dilansir Aljazeera.

Advertisement