Banjir Bandung Perlahan Surut, Warga Berangsur Pulang

BANDUNG- Banjir yang terjadi di Bandung perlahan surut. Saat ini ketinggian air mencapai 1,5 m. sebelumnya air naik hingga atap rumah warga.

Saat ini masih ada tiga wilayah di Bandung yang tergenang banjir. Diantaranya adalah Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang.

Koordinator Tagana Kabupaten Bandung Dadang Wahidin ketinggian air sempat kembail naik pada Kamis (17/3/2016) malam. Meski demikian Jumat (18/3) ketinggian air kembali turun.

“Sekarang rata-rata paling tinggi sekira 1,2 meter banjirnya,” kata Dadang seperti dikutip dari Okezone, Jumat (18/3/2016).

Warga yang mengungsi sudah banyak yang memilih kembali ke rumah. Di Dayeuhkolot misalnya, mayoritas sudah meninggalkan lokasi pengungsian.

“Di Dayeuhkolot yang tadinya pengungsi ada 6.000-an orang sekarang tinggal sekira 2.000-an orang. Itu juga pengungsi terfokus di dua lokasi,” ujarnya.

Dikatakanya, pengungsi terbanyak saat ini berada di Baleendah. Pasalnya wilayah tersebut biasanya mengalami banjir paling lama. Itu karena Baleendah adalah daerah paling cekung di sana dan berdekatan dengan Sungai Citarum.

“Baleendah ini kan dataran paling rendah sehingga masih banjir dan pengungsi relatif lebih banyak dibanding daerah lain,” jelas Dadang.

Berkaitan dengan logistik, saat ini masih terbilang aman. Logistik disebar ke pengungsian dan rumah warga yang memilih untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Advertisement