SURABAYA – Seorang perawat Rumah Sakit Royal Surabaya yang tengah mengandung empat bulan meninggal dunia akibat terpapar virus corona.
Jubir COVID-19 RS Royal Surabaya dr Dewa Nyoman Sutanaya, menjelaskan Ari bukanlah bagian dari tim perawat COVID-19 di RS Royal. Sesuai aturan, seorang perawat yang sedang hamil tidak boleh masuk dalam tim corona.
“Bukan (yang ikut merawat pasien COVID-19). Perawat yang di luar tim (penanganan) corona. Kalau tim corona enggak boleh hamil,” jelasnya.
Dewa belum tahu dari mana Ari bisa terpapar virus corona. Dia meminta Dinkes Jatim mentracing jejak penularan Ari.
“Terpapar macem-macem dari rumah bisa dari resiko pekerjaan bisa untuk tracingnya biar temen-temen dinkes yang mentracing karena kan punya porsi masing-masing,” ujar Dewa, dikutip Kumparan.





