BANDUNG- Pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2016 ini, Provinsi Jawa Barat sudah mencapai target minimal 95 persen. Kegiatan imunisasi polio kembali diperpanjang, yang seharusnya telah berakhir Jumat (18/3) lalu akan ditutup hari ini Selasa (22/3).
“Sampai 18 Maret 2016, pukul 21.00, dari proyeksi 4.371.807 sasaran anak usia 0-59 bulan tercapai 4.161.954 anak atau mencapai 95,2%. Kita tunggu hasil akhirnya berapa karena kegiatan imunisasi polio ditutup 22 Maret 2016,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Alma Lucyati di Bandung,seperti diberitakan PR Online.
Alma mengakui masih ada beberapa kelompok masyarakat yang belum diimunisasi, karena tpengetahuan imunisasi polio secara lengkap masih terbatas. Juga ada anak yang masih sakit saat perpanjangan waktu imunisasi dilaksanakan.
“Jika dilihat dari hasil bulan penimbangan balita pada Februari lalu, balita usia 0-59 bulan yang terdata di Jawa Barat tercatat 4.193.695 orang. Berdasarkan pendataan itu, sampai 18 Maret, pukul 21.00, anak yang ditetes polio sudah mencapai 99,2%,” katanya.
Jumlah anak yang belum mendapatkan imunisasi polio tinggal 0,8%. Titik-titik rawan keberadaan kelompok masyarakat yang belum mau diimunisasi sudah dipetakan lokasinya. Pemetaan diperlukan untuk kewaspadaan.
“Kita sudah mendapat informasi, mereka selama ini telah mendapatkan informasi yang salah terkait imunisasi polio sehingga tidak mau imunisasi polio. Namun sekarang, mereka malah mengundang Dinas Kesehatan untuk melakukan penyuluhan imunisasi polio,” ujarnya.




