Air Termahal di Dunia

LONDON—Air masih menjadi kebutuhan mendasar yang sangat mahal. Kondisi ini membuat jeratan kemiskinan tak bisa terlepas.

“Sumber air bersih adalah hambatan terbesar untuk melepaskan dari kemiskinan dan penyakit,” demikian dalam laporan “State of the World Water 2016”, Kamis (22/3/2016). Berdasarkan data yang dirilis Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada 650 juta orang di dunia tidak memiliki akses air bersih.

Diperkirakan, tiga dari empat pekerjaan di dunia bergantung pada air. Artinya, minimnya air bersih akan menghambat pertumbuhan ekonomi satu dekade mendatang.

Berikut adalah sejumlah fakta mahalnya  air bersih bersih di sejumlah negara.

  1. Papua Nugini adalah negara paling mahal di dunia untuk mengakses air bersih. Di ibukota, Port Moresby, warga miskin di sana harus merogoh setengah lebih penghasilannya untuk mendapat 50 liter air bersih.
  2. Di ibukota Madagaskar, Antananarivo, biaya untuk membeli 50 liter air setara dengan 45 persen dari gaji harian seseorang. Sementara di ibukota Ghana, Accra, orang harus menghabiskan 25 persen penghasilannya untuk mendapat 50 liter air.
  3. Di Inggris, rata-rata setiap orang menghabiskan 0,1 persen penghasilannya per hari untuk mendapat 50 liter air dari dinas perairan setempat. Kebanyakan, mereka menggunakan 150 liter per orang, per hari.
  4. Di Mozambik, setiap keluarga mengandalkan pasokan pasar gelap untuk mendapat air bersih. Perbandingannya 100:1 untuk bisa mendapat air subsidi dari pemerintah.
  5. Di 16 negara, sekitar 40 persen populasinya tidak memiliki akses ke air bersih.
Advertisement