JAKARTA – Sebanyak lebih 230 ilmuwan dari 32 negara mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merevisi rekomendasi soal penularan virus corona yang diyakini bisa menular lewat udara.
Ratusan ahli menyebutkan, virus yang melayang di udara, terutama di ruang tertutup dengan ventilasi buruk, sangat rentan menginfeksi manusia.
NewYork Times melaporkan pada Senin (6/7/2020), dalam surat terbuka kepada WHO, mereka membeberkan bukti yang menunjukkan partikel lebih kecil dapat menginfeksi manusia. Mereka mendesak badan PBB tersebut merevisi rekomendasinya. Para peneliti berencana menerbitkan pemaparan mereka dalam jurnal ilmiah.
Para ahli mengatakan, virus corona ditularkan melalui udara dan dapat menginfeksi orang yang menghirupnya.
Mereka mengatakan WHO terikat oleh pandangan yang kaku, lambat, dan tidak mau mengambil risiko dalam memperbarui panduan serta mengecilkan beberapa suara konservatif yang punya pendapat berbeda.
Hingga kini, WHO masih berpendapat virus corona tersebar hanya oleh percikan pernapasan yang menempel pada benda tertentu.
Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis WHO untuk pengendalian infeksi, mengatakan, bukti virus menyebar melalui udara tidak meyakinkan.





