Peneliti IDEAS: Pemerintah Harus Support Peternak Dari Hulu ke Hilir

JAKARTA – Potensi kurban Indonesia yang signifikan, semestinya mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan mustahik namun juga memberdayakan peternak rakyat yang tingkat kesejahteraannya juga rendah.

Pemerintah diharapkan juga membantu para usaha peternakan rakyat, seperti dikatakan peneliti Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS), Ahsin Alogari dalam webinar IDEAS talk ekonomi kurban 2020, Rabu (15/7).

“Peran pemerintah bisa dilakukan dari hulu ke hilir seperti permodalan, infrastruktur dan pemasaran,” ucap Ahsin Alogari.

Memang apa yang dilakukan pemerintah menurut Ahsin sudah luar biasa, akan tetapi terkadang ada peternak merasa bahwa mereka blm tersentuh oleh pemerintah.

Menurut lulusan S2 IPB ini kekosongan yang belum disentuh dapat dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ).

“Bagaimana meningkatkan on farmnya, penggemukan sapi, kualitas pakan, penghijauan, bagaimana dia menyediakan saprotan untuk kesehatan ternak,” sambung Ahsin.

Lebih lanjut dikatakan, LAZ ketika momen ibadah kurban LAZ mengamanahkan sohibul kurban mereka untuk menyediakan hewan kurban. Hal ini dimaksudkan pula sebagai salah satu entri point untuk membatru modal sosial.

Selain itu, kata Ahsin, jika dilihat dari skala peternak rumah tangga untuk masuk ke skala industri perlu permodalan yang tinggi.

Untuk diketahui, dalam skala peternakan hewan kurbam untuk skala industri harus diatas 50 ekor hewan, sedangkan untuk skala rumah tangga hanya sekitar 1-5 ekor.

Advertisement