Staff PBB Dilaporkan Banyak Terluka dalam Ledakan di Beirut

Ledakan dahsyat di Beirut/ GETTY

BEIRUT – PBB mengatakan bahwa sejumlah stafnya terluka dalam ledakan besar ibu kota Lebanon, Beirut, tempat PBB menjalankan banyak program, termasuk bantuan pengungsi dan pasukan penjaga perdamaian di selatan negara itu.

Farhan Haq, wakil juru bicara Sekretaris Jenderal Antonio Guterres, tidak merinci jumlah personel yang cedera atau dalam kapasitas apa mereka bekerja untuk PBB.

“Guterres menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga para korban, serta kepada warga dan pemerintah Lebanon, menyusul ledakan mengerikan di Beirut hari ini,” kata Farhan Haq, wakil juru bicara Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.

“Dia berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka, termasuk beberapa personel PBB yang bekerja di Lebanon. PBB tetap berkomitmen untuk mendukung Lebanon pada saat yang sulit ini, dan secara aktif membantu dalam menanggapi insiden ini,” tambah dia, dilansir Anadolu.

Menteri Kesehatan Lebanon Hamad Hasan sebelumnya mengatakan bahwa jumlah kematian telah meningkat menjadi 63 orang dan lebih dari 3.000 lainnya terluka.

Sejumlah korban terperangkap di bawah reruntuhan, sementara petugas penyelamat berusaha menjangkau mereka.

 

Advertisement