Jerman Akan Cabut Hak Tinggal Pengungsi yang Tidak Kuasai Bahasa Jerman

Pengungsi Jerman terbitkan Koran berbahasa Arab. Saat ini mereka wajib berbahasa Jerman. Foto: Al Jazeera

JERMAN (KBK) – Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere mengatakan, negaranya berencana akan menerapkan hukum baru yang mewajibkan pengungsi untuk belajar bahasa Jerman dan berintegrasi ke dalam masyarakat, atau ia akan kehilangan hak permanen tinggal mereka.

Inisiatif itu muncul, setelah para pemilih Kanselir Angela Merkel dalam pemilihan regional awal bulan ini, memberikan jempol ke bawah pada kebijakan pintu terbuka untuk pengungsi dan mereka beralih berbondong-bondong untuk anti-imigran.

Sekitar 1 juta pengungsi tiba di Jerman tahun lalu – banyak yang melarikan diri dari konflik dan kesulitan ekonomi di Timur Tengah dan Afrika. Di tahun 2016 saja menurut de Maiziere sudah 100.000 lebih pengungsi memasuki Jerman.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (29/3/2016), kebijakan mempelajari bahasa Jerman tersebut diharapkan dapat membantu pengungsi untuk mendapatkan manfaat sosial dan perumahan, serta dapat beritegrasi dengan masyarakat Jerman.

Advertisement