Waspada Musim Hujan, Delapan Kecamatan di Semarang Rawan Bencana

Ilustrasi/ Ist

SEMARANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan sebanyak delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang, dinilai rawan bencana alam tanah longsor.

“Kami sudah melakukan pemetaan. Ada delapan wilayah kecamatan yang berpotensi terjadi bencana alam tanah longsor. Seperti Banyubiru, Sumowono, Ambarawa, Getasan, dan Bandungan,” katanya, Rabu (30/9/2020).

Menurut dia, musim penghujan di wilayah Kabupaten Semarang diperkirakan akan berlangsung mulai awal Oktober 2020 dan puncaknya pada Januari 2021. Itu mengacu prakiraan cuaca BMKG.

Sedangkan kesiapan personil lanjutnya, BPBD Kabupaten Semarang telah menyiapkan para relawan yang terfokus di tingkat kecamatan. Termasuk, posko pengungsian sehingga apabila terjadi kejadian bencana telah siap.

Heru Subroto memaparkan, secara perbandingan kejadian bencana jumlahnya lebih menurun sekitar 10 persen. Sementara total kejadian ada sebanyak 159 kejadian didominasi kebakaran. “Untuk potensi kedepan tanah longsor,” ujarnya, dikutip Sindonews.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam Polres Semarang menyiapkan ratusan personel gabungan.

Advertisement