KAMPALA—Temuan baru tentang penggunaan sanitasi sehat di Uganda cukup mencengangkan. Masih ada 2,7 juta keluarga yang tak memiliki toilet di rumah mereka. Laporan ini disampaikan Biro Statistik Uganda (UBOS).
Angka ini sama dengan 8 persen populasi dari warga Uganda yang berjumlah 34,6 juta. Pemerintah pun menimbang kembali rumusan peraturan yang mewajibkan setiap rumah tangga memiliki fasilitas toilet.
Menurut Sarah Opendi, Menteri Kesehatan Dasar Uganda, ada kebutuhan untuk mengubah Undang-Undang Kesehatan Masyarakat. Dengan beleid itu memungkinkan warga yang tak memiliki toilet mendapat hukuman.
“Salah satu hal yang harus kita lakukan segera adalah meninjau UU Kesehatan Masyarakat, ” katanya seperti dikutip dari Kantor Berita NAM, Kamis (31/3/2016).
Ia menambahkan, pemerintah daerah memiliki tugas untuk memastikan warganya memiliki fasilitas toilet.




