BANDUNG- Sebanyak delapan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) terpaksa menginap di sekolah demi bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) 2016. Siswa tersebut merupakan korban banjir yang merendam Kecamatan Baleendah, Bandung.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Hilman mengonfirmasi hal tersebut usai meninjau pelaksanaan UN tingkat SMA dan sederajat di SMAN 20 Bandung, Senin (4/4). “Mereka akhirnya memilih menginap di sekolah daripada terganggu saat akan mengikuti UN,” ujarnya seprti diberitakan Merdeka.com, Senin (4/4/2016).
Dikatakannya alasan para siswa tersebut memilih menginap karena banjir tidak merendam sekolah mereka sehingga mereka merasa lebih aman berada di sekolah. “Kan kalau sekolah tidak ada yang kebanjiran,” jelas Asep.
Asep berharap para siswa yang menginap dapat lebih bugar dalam mengerjakan ujian. Pasalnya mereka tidak perlu berurusan dengan banjir yang merendam rumah mereka.
Menurut dia, pihak sekolah juga memfasilitasi tempat yang nyaman bagi mereka yang terkena banjir. Tempat belajar dan tidur disediakan agar sekolah bisa dijadikan rumah kedua bagi mereka yang rumahnya kebanjiran.
“Jadi kewajiban sekolah membuat mereka yang menginap ini senyaman mungkin,” pungkasnya.





