
JAKARTA – DKI Jakarta Rabu, 11 November tidak lagi berada di urutan pertama penyumbang kasus harian corona terbanyak di Indonesia.
Kemarin urutan teratas ditempati Jawa Barat dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 668 kasus dan kumulatifnya mencapai 41.839 kasus.
Peringkat harian DKI Jakarta pada hari turun ke urutan kedua setelah waktu yang cukup lama selalu yang tertinggi menambahkan kasus harian, yakni bertambah sebanyak 587 kasus. Namun, peringkat kasus secara kumulatif nasional, DKI Jakarta masih menempati urutan pertama mencapai 114.343 kasus.
Pada urutan ketiga harian tertinggi berada di Kalimantan Timur menambahkan 345 kasus dan kumulatifnya mencapai 16.149 kasus. Sumatera Barat hari ini menambahkan harian sebanyak 254 kasus dan kumulatifnya mencapai 16.511 kasus. Untuk Jawa Timur hari ini menambahkan 168 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 55.305 kasus. Di Jawa Tengah menambahkan sebanyak 161 kasus dan kumulatifnya masih keempat tertinggi sebanyak 39.180 kasus.
Pasien meninggal hari ini juga masih bertambah sebanyak 75 kasus dan kumulatifnya menjadi 14.836 kasus. Kasus meninggal tertinggi hari ini dicatatkan Jawa Timur dengan 18 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 3.951 kasus.
Diikuti Jawa Tengah dengan 15 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga sebanyak 1.906 kasus. DKI Jakarta urutan selanjutnya yang menambahkan pasien meninggal sebanyak 12 kasus dan kumulatifnya urutan kedua tertinggi sebanyak 2.402 kasus. Untuk Jawa Barat hari ini mencatatkan 5 pasien meninggal dan kumulatifnya bertambah menjadi 774 kasus.
Selain itu per hari ini jumlah suspek ada 55.982 kasus dan spesimen selesai diperiksa sebanyak 39.341 spesimen. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 503 kabupaten/kota.




