MADU lebah itu manis, yang asli lho ya! Tapi kalau madu Banten ala Sofiaudin (46) tukang mie ayam, justru bikin nasib pahit peminumnya, salah-salah mengancam jiwa. Soalnya bukan mengandung glucosa-fruktosa sebagaimana lazimnya madu, tapi justru ditambahi bahan kimia molasses. Dan itulah kelihaian dan kejelian Sofiaudin. Berkat tipuannya semanis madu di musim pandemi Corona, dia berhasil meraup keuntungan tak kurang dari Rp 8 miliar selama beberapa bulan tipu-tipu konsumen se Indonesia.
Awalnya Sofiaudin hanyalah penjual mie ayam di bilangan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Selama musim Corona omset penjualan ngedrop. Mulailah dia putar otak bagaimana bisa mendapatkan sumber ekonomi untuk keluarga. Ketika mendengar kabar bahwa madu juga bisa memperkuat ketahanan daya tubuh dari serangan Covid-19, mulailah dia dengan bisnis tipu-tipunya.
Jika penyanyi Ari Wibowo memberikan “Madu & Racun” kepada publik hanya sekedar lagu, Sofiaudin dari Kembangan ini justru meracuni rakyat dengan cairan manis yang diklaimnya sebagai madu Banten yang legendaries tersebut. Di musim pandemi Corona ini rakyat benar-benar mempercai madu sebagai penangkal Covid-19. Maka otomatis jualan Sofiaudin meledak. Pembeli berdatangan baik melalui online maupun datang langsung.
Tapi barang batil di manapun takkan lama. Atas laporan warga masyarakat, home industri madu milik Sofiaudin itu pada 10 Nopember lalu terbongkar oleh polisi. Bersama dua temannya Sofiaudin ditangkap. Omset penjualannya selama jadi produsen madu Banten abal-abal, telah mencapai Rp 8 miliar. Anak muda yang mendengar kelakuan eks tukang mie ayam itu mulai mendendangkan lagu “Udin Sedunia”. “Udin Udin Udin…… Udin yang jualan madu Banten palsu, namanya Sofiaudin!”
Madu Banten dan madu Dompu dari Sumbawa (NTB) sama-sama terkenal. Setya Novanto di masa miskinnya juga pernah jualan madu keliling. Berkat pengalaman jualan madu tersebut, omongannya jadi semanis madu. Dia mampu meyakinkan orang dari omonganya itu, sehingga pengusaha Sudwikatmono lewat kerjasama bisnis pun membuka jalan untuk Setyo Novanto jadi anak muda yang sukses.
Omongan Setya Novanto tetap semanis madu, sehingga lewat PT Era Giat Prima dia berhasil mengadali sejumlah pengusaha, termasuk Djoko Tjandra. Dan inilah paling ironis, sementara Djoko Tjandra terlunta-lunta jadi buronan negara, Setya Novanto justru melejit jadi Ketua DPR sampai dua kali dalam satu periode.
Tapi lagi-lagi barang batil takkan langgeng. Borok-borok lama Setya Novanto di DPR terungkap ketika dia memark up anggaran proyek e-KTP sampai Rp 5,6 trilyun. Boleh saja dia berkelit dari jeratan hukum, tapi akhirnya dia berhasil dicomot KPK dan kini menghuni LP Sukamiskan untuk selama 15 tahun. Di sini dia harus banyak minum madu Dompu, jika ingin tetap fit sebagai narapidana.
Kecuali penderita diabetes, banyak orang suka madu. Sebab madu itu kaya akan karbohidrat, senyawa glucosa dan netar yang diproses oleh kaum lebah. Tapi jangan tanyakan pada kaum perempuan. Meski suka madu, sukakah jika dimadu oleh suaminya? Kecuali kaum ibu yang matang keislamannya dan memahami hasrat seorang lelaki, pastilah menolak opsi semacam itu. “Mending hidup menjanda ketimbang diduakan.” Kata mereka.
Madu dihasilkan oleh lebah atau tawon madu. Dalam kitab Qur’an terdapat surat Al Nahl (surat ke-16) yang bercerita tentang lebah. Karena lebah adalah makhluk Allah Swt yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia. Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Al Quranul Karim.
Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia. Sedang Al Quran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. (Cantrik Metaram)





