SLEMAN – Pengungsi lereng Gunung Merapi yang mengungsi di barak Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah dipulangkan pada Selasa.
Camat (Panewu) Cangkringan Suparmono mengatakan, pemulangan pengungsi dari barak Glagaharjo ke Dusun Kalitengah Lor dilakukan dengan menggunakan kendaraan milik warga.
“Pemulangan pengungsi ini menggunakan kendaraan milik warga Kalitengah Lor, ini lebih memudahkan untuk penerapan protokol kesehatan dan 3M daripada menggunakan kendaraan angkutan besar dan secara massal,” katanya.
Ia mengatakan bahwa saat ini ada 173 pengungsi di barak pengungsian Glagaharjo. Warga yang mengungsi di barak Glagaharjo utamanya warga dalam kelompok rentan, termasuk warga lanjut usia.
“Hari ini semua pengungsi dipulangkan ke rumah masing-masing di Dusun Kalitengah Lor,” kata Suparmono, dikutip Antara.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengatakan bila terjadi kondisi krisis Gunung Merapi, setiap saat dapat diungsikan kembali.
Ia mengatakan bahwa status aktivitas Gunung Merapi masih berada di Level lll atau Siaga. Kecamatan-kecamatan yang bagian wilayahnya berada di kawasan rawan bencana (KRB) erupsi Merapi tetap disiagakan.





