
KEMENTERIAN Kesehatan RI telah mengonfirmasi adanya formulir untuk pendaftaran vaksinasi Covid-19 bagi lansia.
Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi memastikan formulir pendaftaran yang memuat logo Kemenkes dan Komite
Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) pada bagian resmi dari pemerintah.
Formulir dalam bentuk digital juga telah tersedia di provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.
“Benar, formulir pendaftaran  vaksinasi sudah tersedia untuk masyarakat lansia di tujuh kota provinsi tersebut. Silahkan mengisinya ,” kata Nadia.
Sekitar 2,64 Juta Lansia dan petugas layanan publik di Jakarta dijadwalkan akan menerima vaksinasi Covid-19 Tahap 2 yang dijadwalkan akan dimulai, Jumat (26/2) pekan ini.
Khusus kaum lansia harus memberikan data lengkap sesuai yang diminta pada kolom di formulir pendaftaraaan vaksinasi.”Yang penting datanya lengkap,” tuturnya seraya menambahkan, formulir dapat diunduh melalui :
http://bit.ly/PendaftaranLansiaJABAR untuk Jawa Barat. 2. http://bit.ly/PendaftaranLansiaDKI untuk DKI Jakarta. 3. http://bit.ly/PendaftaranLansiaJATENG untuk Jawa Tengah. 4. http://bit.ly/PendaftaranLansiaDIY untuk DIY. 5. http://bit.ly/PendaftaranLansiaJATIM untuk Jawa Timur. 6. http://bit.ly/PendaftaranLansiaBANTEN untuk Banten. 7. http://bit.ly/PendaftaranLansiaBALI untuk Bali.
Calon peserta vaksinasi lansia dapat mengakses lewat link yang tertera di atas, sementara akses link disesuaikan dengan alamat domisili lansia saat ini.
Contohnya, jika lansia tinggal di Jakarta, bisa mengakses link pendaftaran formulir untuk DKI Jakarta dan saat mengakses alamat, Â dalam formulir ada sejumlah kolom yang harus diisi sbb:
Kabupaten dan kota domisili, jenis fasilitas kesehatan (faskes) yang menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi, nama faskes, Â NIK, nama peserta, jenis kelamin, usia, tanggal lahir, nomor HP dan alamat.
Setelah semuanya terisi, bisa langsung ditekan kolom kirim untuk mengumpulkan formulir secara resmi dan tunggu pemberitahuan Puskesmas.
Formulir dikirim secara digital, lansia tinggal menanti pemberitahuan dari puskesmas. Setelah mengisi formulir, tinggal menunggu kabar dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas setempat.




