Tanggul Sungai Citarum Jebol, Perumahan di Bekasi Masih Terendam Banjir 2,5 Meter

Ilustrasi banjir di perumahan Pondok Gede/ tempo.co

BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat banjir setinggi 2,5 meter masih merendam daerah itu hingga Senin siang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekaso Henri Lincoln mengatakan banjir setinggi itu masih merendam perumahan warga di Kecamatan Pebayuran dan Kedungwaringin, Cikarang,  akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum.

Henri mengatakan jebolnya tanggul penahan banjir sepanjang 50 meter pada akhir pekan lalu disebabkan derasnya arus sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tanggul tidak mampu menahan derasnya aliran sungai hingga jebol dan meluap ke permukiman warga.

Secara keseluruhan, banjir yang mulai surut siang ini masih merendam 69 desa dan kelurahan di 19 kecamatan se-Kabupaten Bekasi dengan ketinggian air bervariasi.

“Total ada 155 titik banjir, sementara warga yang terdampak musibah ini mencapai 25.375 keluarga,” ungkapnya, dilansir Antara.

Dua kecamatan itu adalah Pebayuran dan Kedungwaringin yang menjadi wilayah terparah dilanda banjir dengan ketinggian air masing-masing 80-250 sentimeter dan 150-250 sentimeter.

Selain dua kecamatan itu, 17 kecamatan lain juga masih terendam banjir di antaranya Kecamatan Cikarang Timur dengan ketinggian air 50-150 sentimeter, Kecamatan Karangbahagia 30-100 sentimeter, Sukakarya 75-100 sentimeter, dan Tambun Utara setinggi 80-100 sentimeter.

Kemudian Kecamatan Muaragembong dengan ketinggian 40-80 sentimeter, Cikarang Barat 50-80 sentimeter, Cikarang Utara 70 sentimeter, Sukawangi 40-60 sentimeter, Tambun Selatan 50 sentimeter, Babelan 30 sentimeter, dan Cibitung 20 sentimeter.

 

Advertisement