
DAMPIT – Sejak Jumat, 15 April 2016, hingga tujuh hari ke depan, Bupati Bandung Dadang M. Naser telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Dampit dan Desa Tanjung Wangi Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung.
Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicalengka ini disebabkan adanya kerusakan lingkungan di kawasan hulu Sungai Citarik yakni di Gunung Kareumbi di wilayah Kabupaten Sumedang.
“Dalam status tanggap darurat ini akan dilakukan beberapa penanganan kebencanaan, mulai dari relokasi warga yang rumahnya tergerus banjir bandang, pemasangan bronjong, hingga pengerukan bebatuan yang menutupi aliran Sungai Citarik,” ungkap Dadang Naser saat meninjau lokasi banjir bandang di Kampung Japar Wetan Desa Tanjung Wangi Kecamatan Cicalengka, Jumat, 15 April 2016.
Dikatakan bupati, saat ini hal yang paling krusial dilakukan di lokasi banjir bandang itu yakni pemasangan bronjong sepanjang 200 meter di bantaran sungai yang juga menggerus bantaran Sungai Citarik di Jalan Curug Cinulang. Diharapkan, dengan pemasangan bronjong ini, mampu mencegah terjadinya longsor susulan di sekitar bantaran sungai.
Jika tanggap darurat ini sudah selesai, bupati pun berencana akan membuat jalan baru menggantikan Jalan Curug Cinulang yang terputus akibat tergerus banjir bandang – PR




