Suluk Nusantara Mulai Kembali Latihan

Paguyuban Budaya Suluk Nusantara.sudah kembali latihan. Foto: Romy Syawal

DEPOK – Sehubungan dengan menurunnya angka kematian Covid-19 dan sudah bisa dimulainya aktifitas normal dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes), hal tersebut menjadi penanda awalnya dimulai kembali latihan para pegiat seni tradisional yang tergabung dalam Paguyuban Budaya Suluk Nusantara. Rabu (29/9/2021).

Bertempat di Pendopo Suluk Nusantara, Depok, Jawa Barat, dan dihadiri oleh Direktur Budaya Dakwah Layanan Masyarakat Dompet Dhuafa, Ustadz Ahmad Shonhaji, Ketua Sanggar Suluk Nusantara Iskandar Ismanadji, dan GM Pendidikan dan Budaya Dompet Dhuafa, Herman Budianto.

Paguyuban Budaya Suluk Nusantara.sudah kembali latihan. Foto: Romy Syawal

Dalam rangkaian acara ini, selain membicarakan agenda yang harus dilakukan kedepannya, masukan dari peserta lain juga ditampung dan akan di eksekusi kedepannya, serta doa tawasul dan bermunajat kepada Allah SWT, dan pemberian sertifikat kepada para sepuh atau pemain musik gamelan yang sudah lebih dulu dipanggil oleh Allah Swt dengan diwakilkan dari rekan sejawat yang lainnya.

Untuk diketahui, belum lama ini, Suluk Nusantara juga sudah melaunching acara-acara lewat youtube dan diharapkan akan terus konsisten kedepannya dalam memberikan tontonan tradisional khas Jawa namun tetap berdakwah melalui seni.

Karena arti nama suluk, dalam Bahasa Jawa, memiliki makna sebuah jalan atau cara. Pada masa terdahulu, para ulama dan tokoh agama melakukan dakwah melalui seni budaya untuk menyebarkan dan mengembangkan agama Islam di Pulau Jawa. Bukan dengan dakwah langsung ataupun berperang. Maka, kaitan dalam agama Islam, suluk merupakan jalan untuk mendekatan diri menuju Allah SWT.

Advertisement