TARAKAN-Masyarakat Tarakan kini dilanda krisis air bersih, karena di sejumlah daerah tersebut kerap padam listrik.
Selain harus menghadapi pemadaman bergilir dari PLN, warga Tarakan juga mesti berpikir keras untuk mendapatkan air bersih.
Warga di Kelurahan Karang Anyar Pantai, misalnya. Mereka terpaksa menggunakan air galon untuk keperluan mandi sejak Kamis (21/4) minggu lalu.
“Kami tidak punya penampung air, terpaksa membeli air galon untuk mandi,” kata Andi Pagellori, warga Karang Anyar RT 18, seperti dilaporkan JPNN, Kamis (28/4)
Hal itu terjadi karena ngadatnya aliran air bersih dari PDAM. Akibatnya, aktivitas warga sehari-hari seperti memasak dan mencuci pun menjadi terganggu.
“Kami mau mencuci jadi susah karena mati air, dan ini pertama kalinya saya merasakan susahnya air selama saya ngekos kurang lebih tujuh tahun di Tarakan,” ujar Andi.





