PASAMAN – Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Sumatera Barat menyatakan pengungsi gempa di Pasaman, Sumatera Barat banyak yang terjangkit penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Menurut Dinkes, ISA menjadi penyakit terbanyak yang dikeluhkan oleh korban gempa bumi di kabupaten setempat.
Kondisi tersebut terjadi karena ada infeksi di saluran pernapasan yang ditandai dengan gejala batuk, pilek dan demam.
Sebelumnya diberitakan tim Satuan tugas Tanggap Darurat Bencana Pasaman Barat, sebagaimana dikutip Antara, merilis data korban gempa Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) hingga Jumat (4/3) malam masih ada 11 ribu jiwa.
Sedangkan untuk daerah Kabupaten Pasaman jumlah pengungsi tercatat sebanyak 5.207 orang, dengan rincian sebanyak 3.021 orang berada di 11 lokasi pengungsian yang dibentuk, sedangkan sisanya mengungsi secara mandiri.





