
TIONGKOK (KBK) – Orang masih dapat melihat jasad Raja Mesir yang dikenal dengan Firaun, meski sudah berumur ratusan tahun melalui mumi yang dipamerkan.
Tahun lalu, tim medis di Belanda juga menemukan sisa-sisa mumi dari seorang biarawan kuno Budha, ia dimakam dalam patung emas.
Para ahli percaya, biarawan itu Liu Quan, ia meninggal sekitar tahun tahun 1100, dan ia dimumikan dalam upaya mengenang Budha, karena ia seorang yang taat pada Budha.
Hingga hari ini, bahwa praktek tradisional memumikan biarawan yang dihormati masih saja dijalankan masyarakat Tiongkok.
Awal pekan ini, tubuh seorang biarawan yang dihormati dari kota Fujian yang meninggal di Quanzhou sudah selesai dikerjakan. Proses memumifikasi dilaksanakan selama 3 tahun.
Menurut Quanzhou Evening News, biarawan, Fu Hou, meninggal tahun 2012, pada usia 94 tahun. Atas perintah dari kepala biara Li Ren, ia diawetkan dan ditempatkan di dalam sebuah patung porselen dalam posisi lotus. Fu adalah pengikut yang taat agama Budha.





