Ya Ampun, 119 Warga Sampang Hidup Terpasung

gangguan jiwa
Ilustrasi/Antara

SAMPANG—Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menyatakan, ada 119 orang di wilayah itu kini hidup dalam kondisi terpasung.

“Mereka hidup dalam kondisi terpasung karena gila dan itu dilakukan oleh keluarganya sendiri,” kata petinggi dinas itu, Syamsul Arifin, di Sampang, Senin (2/5/2015).

Diberitakan Antara, jumlah ini lebih banyak dibanding tahun 2015 lalu. Ia menjelaskan pemasungan orang itu tindakan terlarang. Bahkan pada 2017 ini pemerintah pusat telah mencanangkan Indonesia Bebas Pasung.

“Namun, di Sampang target bebas pasung 2017 itu nampaknya belum bisa terwujud karena saat ini saja jumlahnya masih sangat banyak,” kata dia.

Pada 2015, jumlah warga Sampang yang hidup dengan kondisi terpasung karena mengalami gangguan jiwa hanya 64 orang.

“Sekarang malah bertambah menjadi 119 orang. Makanya kalau 2017, di Sampang ini nampaknya belum bisa memenuhi target bebas pasung itu,” katanya.

Guna mengurangi dan bahkan membebaskan Sampang di Pulau Madura dari praktik pemasungan orang itu, dinas itu menambah anggaran, di antaranya untuk sosialisasi bahwa gangguan jiwa bisa diobati secara medis. Antara

 

Advertisement