ITALIA – Roman Ostriakov, pencuri keju dan sosis senilai €4 atau sama dengan Rp 61.000 dibebaskan dari hukuman, karena dinilai pencurian tersebut dalam porsi kecil dengan alasan kelaparan.
Begitulah pengadlan banding tertinggi Italia memutuskan bahwa pencurian makanan dalam porsi kecil karena kelaparan bukanlah suatu kejahatan.
“Ostriakov, pria tunawisma asal Ukraina, mengambil makanan karena sangat memerlukan makanan seadanya segera”, demikian keputusan kasasi, dilasir dari BBC, Rabu (4/5/2016)
Kejadian pencurian ini telah berlangsung cukup lama yakni tahun 2011 ketika Ostriakov membeli roti di sebuah toko serba ada. Setelah membayar di kasir, ia tertangkap petugas keamanan membawa keju dan sosis selain roti yang telah dibayarnya.
Tahun 2015, Ostriakov dituntut hukuman enam bulan penjaradan denda €100 atau Rp1,5 juta. Namun, kini pengadilan banding memustuskan ia bebas dari hukuman tersebut.





