BRUSSEL – Badan Uni Eropa (UE) melaporkan jika Eropa sedang mengalami kekeringan terburuk dalam setidaknya 500 tahun, dengan hampir dua pertiga benua itu kini dalam keadaan siaga.
Observatorium Kekeringan Eropa (European Drought Observatory/EDO) mengatakan bahwa sekitar 47 persen wilayah Eropa saat ini berada di bawah peringatan akibat kurangnya kelembaban tanah yang parah.
Sementara itu, 17 persen wilayah Eropa lainnya berada dalam kondisi siaga.
“Kekeringan yang melanda banyak wilayah di Eropa sejak awal tahun ini semakin meluas dan memburuk pada awal Agustus,” menurut laporan, yang dilansir Xinhua.
Selain itu, wilayah Eropa-Mediterania barat kemungkinan akan mengalami kondisi yang lebih panas dan lebih kering dari biasanya hingga November.
Kekeringan juga telah menyebabkan disrupsi pada angkutan sungai dan produksi listrik, serta mengurangi hasil panen untuk beberapa jenis tanaman tertentu, papar badan tersebut.
Kekeringan yang terjadi saat ini tampaknya menjadi yang terburuk dalam setidaknya 500 tahun terakhir, dengan asumsi bahwa data final pada akhir musim mengonfirmasi penilaian awal.





